KonsulTarot bersama Madame Tarot

Layanan konsultasi Tarot secara pribadi dan privat melalui email. Mudah, murah, kerahasiaan terjamin, tak terkendala jarak dan waktu, dan bermanfaat membantu Anda memecahkan masalah

  • Blog Stats

    • 45,534 hits
  • December 2016
    M T W T F S S
    « Nov    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  

Attunement Deck Kartu Tarot

Attunement Deck Kartu Tarot

Attunement memiliki arti dan guna yang sangat penting bagi seorang peramal tarot. Attunement bermakna penyelarasan, penghubungan, dan pembangkitan. Untuk konteks kartu tarot dan ramal tarot, attunement kartu tarot berarti membangkitkan kekuatan kartu tarot dari sekedar kartu bergambar menjadi sebuah alat yang mampu menghubungkan, menyarikan, merekonstruksikan, memetakan, dan menerka kenyataan yang lebih luas. Kartu juga perlu diselaraskan agar bisa menyatu dengan seorang persamal tarot. Kartu yang belum diattunement masih merupakan produk benda industrial yang tidak memiliki persona dan sifat. Attunement itu yang memberi sifat dan relasi dengan peramal tarot yang memegangnya. Attunement juga berarti pembangkitan kekuatan. Attunement kartu tarot akan membangkitkan sebuah kekuatan yang luarbiasa halus namun kuat dari sebuah kartu tarot. Kekuatan ini hadir karena sebuah kartu yang sudah diattunement akan menjadi semacam jagad cilik bagi dunia. Dia menjadi miniatur dunia, sehingga mampu dipakai untuk menerka kejadian-kejadian dunia yang akan terjadi.

Bagaimanakah cara untuk mengattunement sebuah kartu tarot? Ada banyak cara untuk mengattunement sebuah kartu tarot, dan umumnya itu terkait dengan kepercayaan dan tradisi dimana seorang peramal tarot dibesarkan.

Salahsatu cara termudah untuk mengattunement sebuah kartu tarot adalah dengan sesering mungkin memegang, mengocok, membuka sebuah kartu. Tentu saja hal itu disertai dengan menenyakan sesuatu hal yang bersifat pribadi. Bisa juga berupa pertanyaan tentang kejadian atau peristiwa dunia umum. Dengan memainkan kartu tarot tersebut secara sering, maka akan terbentuk suatu ikatan atau bond antara kartu dengan pemilik kartu. Akan terjadi juga penyelarasan dan keseimbangan koneksi antara kartu dengan pemegang kartu. Hubungan keseimbangan itu juga akan membentuk segitiga koneksi antara kartu, peramal tarot, serta dunia.

Selain dengan sering memegang dan memainkan kartu, seorang pemilik kartu juga perlu untuk memperlakukan sebuah deck kartu miliknya dengan penuh penghormatan dan kasihsayang. Salahsatu bentuknya adalah dengan memberi sebuah kotak atau membungkusnya dengan kain yang bersih dan baik. Kartu itu perlu ditempatkan di tempat yang bersih, aman, dan terhormat seperti lemari khusus penyimpanan atau meja yang baik di ruang tidur/kerja kita.

Ada juga peramal tarot yang mengattunement suatu kartu dengan menaruhnya di bawah bantal. Saat hendak tidur, ia berniat hendak berkomunikasi dengan kartu tarot tersebut di saat mimpi. Cara ini sangat efektif untuk membangkitkan hubungan bawahsadar antara pemilik kartu dengan sang kartu.

Cara yang lain adalah dengan memberkati suatu kartu dengan sebuah upacara ritual religius tertentu. Ada beberapa kelompok pecinta tarot di zaman dahulu yang gemar melakukan hal ini. Mereka membuat semacam organisasi religius yang eksklusif dimana ada penerimaan anggota yang khusus, kegiatan yang bersifat rahasia, ajaran-ajaran yang tersembunyi, pemberkatan-pemberkatan, dsb.

Namun hal itu hanya terjadi di zaman dahulu saja. Saat ini, para peramal tarot lebih bersifat rasional, dan menganggap kartu tarot sebagai sebuah benda yang memiliki ikatan personal dengan dirinya, yang digunakan sebagai alat divinasi. Komunitas-komunitas tarot sekarang bersifat terbuka, dimana semua orang bisa sharing dan belajar satu dengan yang lain. Apalagi saat ini adalah jaman global dimana media dan informasi menjadi demikian terbuka.

Mungkin saja ada berbagai teknik untuk mengattunement kartu tarot. Semuanya tentu dilandasi atas kepercayaan seseorang. Meski demikian, pada dasarnya semua jenis attunement itu memiliki efek positif pada karetu tarot. Saya pernah membuktikan sendiri saat menggunakan sebuah kartu tarot yang belum saya selaraskan dengan diri saya. Satu kali dengan kartu yang gress baru, dan satu waktu yang lain dengan meminjam kartu tarot seorang rekan. Pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan dalam ramalan kartu saya dengan kartu-kartu tersebut menjadi sangat tidak

memuaskan hasilnya, kabur, dan rasanya ada yang tidak pas bahkan hilang. Hal itu sangat berbeda halnya dengan saat saya meramal dengan kartu-kartu yang saya miliki dan sudah saya attunement.

Secara umum, saya mengattunement kartu-kartu tarot saya dengan sering menggunakannya di saat-saat sendirian, bertanya pada kartu itu tentang berbagai hal. Selain itu, saya juga memberi nama pada deck-deck kartu saya. Pemberian nama itu mampu memberikan efek individuasi pada kartu tersebut. Nama itu membuatnya menjadi punya jiwa.

Satu hal lagi, jangan sia-siakan kartu tarot yang anda miliki. Kadangkala ada peramal tarot yang setelah memiliki sebuah kartu tarot baru yang gress, indah, dan unik, lantas melupakan kartu tarotnya yang lama. Menggeletakkannya sia-sia di sudut ruang atau lemari berdebu. Efeknya tentu adalah kekuatan kartu itu menjadi memudar. Selain itu, kartu tarot juga memiliki emposi dan individuasi. Ia, sama halnya dengan individu-individu lain tentu saja akan sedih, marah, dan jengkel saat dilupakan dan disia-siakan. Pada titik ekstrim kadangkala sebuah kartu tarot yang tersia-siakan akan memberikan peringatan pada diri seorang peramal tarot.

Oleh sebab itu, selalu perlakukan kartu tarot anda dengan baik. Meski anda memiliki 10 buah deck yang berbeda-beda, jangan membeda-bedakan perlakuan anda pada mereka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: